Ahok (Basuki TP) tidak menyadari bahwa Ketum MUI KH Ma’ruf Amin yang diancam akan dilaporkannya adalah keturunan Sultan
Banten. KH Ma’ruf Amin merupakan cucu dari Syaikh Muhammad Nawawi
al-Jawi al-Bantani, yang pernah menjadi Imam Besar Masjidil Haram,
Makah.
Penegasan itu disampaikan praktisi metafisika Ki Gendeng Pamungkas kepada intelijen (02/02). Ki Gendengn menilai, akibat tidak tahu alur keturunan KH Ma’ruf Amin, Ahok berani mengintimidasi Kyai Ma’ruf.
Ki Gendeng mengatakan, setelah melecehkan Kyai Ma’ruf, kondisi psikis Ahok sedang mengalami stress berat, kendati tidak terlihat di muka umum. “Saat ini Ahok sedang
alami stress berat. Di rumah marah-marah terus. Bahkan, pertengkaran
Ahok dan Istri akan terus terjadi,” ungkap Ki Gendeng.
Lebih lanjut Ki Gendeng
mengingatkan, akibat sikap kasar Ahok pada Kyai Ma’ruf, dia bakal menderita
gangguan psikis parah. “Kekuatan spiritual leluhur KH Ma’ruf Amin akan
menghantam Ahok baik secara fisik maupun psikis. Ahok akan sakit parah,
dan bahkan bisa ‘gila’” tegas Ki Gendeng.
Seperti diketahui,
Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani keturunan Putra dari Sunan
Gunung Jati, Maulana Hasanuddin, Keturunan ke-123 Sultan Banten, dan
bila diteruskan nasabnya sampai pada Nabi Muhamamad SAW.
Imam Nawawi tercatat
sebagai guru pendiri Muhammadiyah, KH.Ahmad Dahlan (1868–1923) dan
pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Hasyim Asy’ari (1871 –1947).
Belakangan, Keluarga Besar Kerabat dan Sahabat Kesultanan Banten mengecam keras sikap Ahok pada KH Ma’ruf Amin.
Ketua Umum Kerabat dan
Sahabat Kesultanan Banten Tubagus Soleh menilai, sikap Ahok dan tim
kuasa hukumnya tak pantas, melecehkan, dan menghina kehormatan ulama
sekaligus guru besar KH Ma’ruf Amin.
intelijen.co.id
